Header AD

Rolls-Royce Phantom Berjantung Toyota

Rolls-Royce Phantom sejatinya menggunakan mesin besar di balik kapnya, yaitu mesin V12 6.75 liter pada Phantom generasi sebelumnya. Mesin yang halus itu cocok dengan karakter mobil mewah seperti Rolls-Royce Phantom.

Namun, pemilik Phantom di Jepang ini tidak puas dengan mesin standard V12 yang digendong mobil tersebut. Dia menggantikan mesin itu dengan mesin 
Toyota.

Dilansir Carscoops, mesin yang dimaksud adalah mesin 2JZ yang digunakan di 
Toyota Supra. Mesin itu menganut konfigurasi enam silinder segaris. Namun, mesin itu tidak dipakai bulat-bulat dalam kondisi standard. Mesin enam silinder tersebut dimodifikasi dengan perangkat turbo dari GReddy T78 dan supercharger HKS.

Walhasil, tenaganya pun bisa mencapai 900 daya kuda. Semua tenaganya disalurkan ke roda belakang. 
Mobil Rolls-Royce biasanya digunakan untuk mode berkendara elegan, bukan memprioritaskan kecepatan. Maklum, meski mobil supermewah ini ditenagai mesin cukup besar namun DNA-nya sebagai mobil 'kalangan ningrat' tidak bisa dilepaskan.

Namun tampaknya hal itu tidak berlaku bagi seorang warga Jepang ini. Ia mengganti mesin standar Rolls-Royce Phantom model tahun 2008-nya yang berkapasitas 6,75 liter V12 dengan jantung penggerak milik Toyota Supra yakni berkapasitas 3 liter 2JZ-GTE twincharged. Meski kapasitasnya lebih kecil dari mesin standar Rolls-Royce Phantom, namun tenaga yang dihasilkan lebih buas.

Berdasarkan laporan Speedhunters, sang pemilik mengganti mesin V12 Phantom salah satu alasannya karena terjadi kerusakan. Mobil itu sudah digunakan sejauh 188.800 kilometer. Karena harus menunggu 2 tahun untuk mendapatkan mesin baru dari Rolls-Royce Inggris, ia memilih mengganti sendiri dengan mesin Toyota Supra.

Sebuah bengkel modifikasi baru saja merampungkan mobilnya. Mesin baru ditambah dua perangkat turbo sanggup memuntahkan tenaga minimal 600 hp, lebih tinggi ketimbang mesin V12 Rolls-Royce Phantom standar yang hanya 453 hp.

Itu pun belum maksinal, pemilik bisa mendapatkan tenaga jauh lebih besar lagi yakni mencapai 900 hp jika dia men-setting turbonya ke tekanan 29,4 psi atau 2 bar.
Tenaga sebesar itu dikirim untuk menggerakkan roda melalui sistem transmisi empat percepatan otomatis gearbox yang diambil dari Toyota Aristo atau Lexus GS.
Tak cuma bagian mesin yang diganti, tapi juga suspensinya. Bengkel modifikasi menggunakan suspensi adjustable Ohlins.

Soal suara, jangan berharap bisa mendengar deru mesin 6 inline Rolls-Royce lagi. Kini Rolls-Royce Phantom itu sudah bersuara garang dari mesin Supra.

Rolls Royce dikenal sebagai kendaraan sedan paling mewah. Disamping desain  yang begitu modern dan fitur yang mutakhir membuat mobil ini sangat mahal dijualnya. Maka tak heran jika sebagian pemilik yang menggunakan Rolls Royce mementingkan ke-eleganan mobil ini. Maka sebagian pemilik tidak memikirkan soal tenaga yang dihasilkan.

Meski sudah dibekali dengan mesin cukup besar namun ada saja sang tuner yang kurang puas dengan tenaga yang dihasilkan. Sebut saja seorang warga Jepang. Ia membuat sesuatu yang paling eksperimental dengan mengganti mesin standar Rolls Royce Phantom lansiran 2008 berkapasitas 6,75 liter V12 dengan jantung penggerak Toyota Supra yakni berkapasitas 3 liter 2JX-GTE twincharged.

Meski kapasitasnya yang sangat kecil dari mesin standar Rolls Royce namun tenaga yang dihasilkan lebih buas. Alasan sang pemiliki mengganti mesin mesin V12 Phatom karena terjadi kerusakan. Daripada sang pemiliki harus menunggu selama 2 tahun untuk mendapatkan kompenen yang rusak itu, ia memiliki mengganti sendiri dengan mesin Toyota Supra.

Untuk pemasangannya sendiri, sang pemiliki mempercayakan sebuah rumah modifikasi di Jepang. Sang tuner pun menyanggupinya untuk merampungkan mobilnya itu. Sang tuner memasang berbagai pendukung mesin seperti menambahkan dua turbo yang mengeluarkan tenaga 600 hp lebih besar dari mesin standar Phantom yang hanya 453 hp.

Itu pun belum maksimal, mobil ini bisa menghasilkan tenaga yang lebih buas lagi mencapai 900 hp jika dia meng-setting turbo ke tekanan 29,4 psi atau 2 bar. Tenaga tersebut didistribusikan ke roda belakang melalui transmisi 4 percepatan yang diambil dari Toyota Aristo dan Lexus GS. 
Rolls-Royce Phantom Berjantung Toyota Rolls-Royce Phantom Berjantung Toyota Reviewed by DM on January 27, 2017 Rating: 5

No comments